Pages

Sunday, January 20, 2019

Amazing Turki ! Part 1

Perjalanan kali ini dimulai dengan keriweuhan nyiapin semua perlengkapannya. Jadi di sini mungkin sambil cerita sedikit bagi tips-tips juga kalau mau perjalanan jauh ke negara yang lagi musim dingin (winter). Perjalanan saya dan sekeluarga kali ini pake travel, karena pas liat-liat wisata nya dari satu kota ke lain kota cukup jauh dan belum tentu orang Turki bisa bahasa inggris gitu.
*Tips : 
1. Karena perjalanan lagi musim dingin, jadi harus cek suhu dulu sebelumnya, kira-kira di sana berapa derajat.
2. Bawa jaket yang tebel banget (jaket musim dingin gitu). Emang sih kalau jaket rasanya kurang proper untuk difoto tapi ini lebih baik daripada coat, karena lebih ngelindungin tubuh dari dingin, daripada kedinginan kan hahaha. Kalau perginya sama keluarga (mungkin macam pemula kayak saya dan perginya bareng keluarga), pake jaketnya ganti-gantian aja kalau emang ada sodara / ibu yang badannya ukurannya gajauh beda hahaha. Jadi bawa jaket gaterlalu banyak tapi tiap hari keliatannya ganti terus jaketnya. Bawa jaket juga gaperlu banyak-banyak banget, kemarin untuk 10 hari saya bawa 3 jaket untuk saya sendiri.
3. Bawa payung atau jas hujan, karena pas cek cuaca ada kemungkinan hujan di beberapa daerah.
4. Bawa sweater, longjohn, heattech, kaos kaki tebal. Tambahan syal, penutup telinga, sarung tangan sangat disarankan. Kalau emang pake kerudung cari kerudung yang bahan agak tebel + pake ciput gitu biar gaterlalu dingin juga kepalanya.
5. Kalau bisa pake sepatu yang bahan kulit, supaya ga tembus air gitu. dan sebisa mungkin bawa sepatu ganti yang tebel dan nyaman
6. Karena bakalan sering pindah hotel, lebih baik barang satu orang disimpen di satu koper yang sama, supaya ga kececer dan gabingun nyarinya.
7. Kalau mau tetep bisa eksis di medsos, bisa banget nih pake paketan yang ke Turki. Kalau saya kemarin pake paketan umroh dari Telkomsel (Ini bisa digunakan di negara yang termasuk wilayah timur tengah). 5GB 9 hari harganya 275k. Tapi ini paket internet aja yaa gasama telfon atau sms.

Hari 1 & 2 


Perjalanan dimulai dari Bandara Soekarno-Hatta. Karena ikut rombongan travel, jadilah bagasi diurus oleh bagian travel (ini lebih menguntungkan karena efisien juga hahaha). Perjalanan ke Istanbul ditempuh 12 jam 25 menit menggunakan Turkish Airlines. Tenang, 12 jam perjalanan dikasih makan kok. Makanan pertama ada rendang hahah seneng banget deh, tapi makan terakhir sarapan ala ala Turki gitu hahaha. Karena udah tau hari kedua mau kemana, jadilah kami bawa koper kecil yang ditaro di kabin buat ganti baju dan sepatu ketika sampai di Bandara Ataturk-Istanbul. Keluar bandara yang super dingin, tertatih-tatih bawa bawa koper hahaha. Sarapan pertama di Istanbul, disuguhkan maanan Indonesia di Restoran Nusantara. Sudah ketebak dong yang punya orang Indonesia, lebih tepatnya orang Pontianak yang mempunyai suami Orang Turki. Setelah itu kita dibawa ke Bursa. Dari Istanbul ke Bursa ditempuh dalam kurang lebih 1 jam perjalanan.


Istanbul merupakan kota terbesar pertama di Turki, disusul dengan kota Ankara sebagai Ibukota, Izmir dan Bursa. Istanbul terbagi menjadi dua bagian, ada yang masuk ke benua Eropa dan ada juga yang termasuk ke benua Asia. Kami melewati jembatan Bhosphorus yang merupakan jembatan pertama yang menghubungka antara dua benua. Benua Asia dan Benua Eropa.

Sampai di Bursa, pertama kali kami mengunjungi Grand Mosque Bursa Turkey. Masjid ini punya banyak kubah, karena si pembangun masjid awalnya ingin membuat masjid yang banyak pada zamannya, tetapi karena suatu hal (agak lupa part cerita ini) jadilah dibuat satu masjid dengan banyak kubah. Dalamnya cantik sekaliii. Oh iya, kebiasaan orang Turkey ketika memasuki masjid adalah mencopot sepatu/sandal di dekat lantai masuk masjid supaya masjidnya ga kotor gitu. Dan di Turki biasanya yang datang ke masjid untuk beribadah adalah laki-laki, perempuan memilih untuk beribadah di rumah. Ketika turun dari bis juga terlihat banyak orang dari Suriah yang meminta sedekah, ada juga yang berjualan. Kasian juga, mereka bawa anak mereka yang kedinginan buat nyari sesuap nasi, dan katanya sih orang Turki kurang suka dengan mereka. 


Salah satu interor di dalam masjid
Grand Mosque, Bursa, Turki 
Tempat untuk mengambil air wudhu bagi laki-laki

Setelah itu dilanjut dengan mengunjungi satu toko oleh-oleh namanya Rumah Sutera. Cantik banget interior dalamnya dengan semua pernak pernik yang dijual. 
Menjual bermacam-macam pernak-pernik dan sutera

Rumah Sutera, Bursa, Turki. 
Bermacam pernak-pernik cantik ada di sini

Setelah itu kami makan siang dengan makanan khas Turki dan yang pasti gapernah ketinggalan selalu disediakan salad dengan minyak zaitun hahaha. Lalu kami solat zuhur dan Ashar di Green Mosque Bursa. Nah yang kadang disayangkan, sejauh aku sering solat di masjid, tempat ambil wudhu dan tempat solat jauh banget gituuu jadii harus melewati udara dingin dulu setelah kena air wudhu hahaha. tapi gapapa, yang penting niatnya ibadah kan?


Pemandangan dari luar masjid 
Green Mosque,Bursa, Turki 


*Tips : Bawa mukena bagi yang perempuan, karena kadang di masjid Turki ada yang tidak disediakan mukena. Ataupun kalau ada jumlahnya kurang banyak.

Lanjutttt! Langsung ke mount Uludag. Di sini masuknya harus beli tiket (saya gatau harganya berapa -_-). Untuk sampai ke puncaknya kami harus naik Cable Car yang disuguhi pemandangan yang cantik banget! Karena ke sini hari Sabtu jadii buat naik cable car nya ramee bangett! Mungkin harus antri sekitar 30 menit. Sampai di puncak menggigigil banget karena ternyata suhunya sekita -3 derajat Celcius. Di sana dikasih waktu 40 menit (Kalau pake travel emang harus tepat waktu juga, dan gabisa terlalu lama di suatu tempat ya karena emang banyak yang harus dilakukan setelahnya). Pemandangannya cantik banget, tapi gabisa main ski soalnya lagi ditutup juga ski nya karena alasan tertentu. 
Mt. Uludag 

Setelah itu kami kembali ke bus dan menginap di salah satu hotel di Bursa.

Bagaimana dengan makan malam? Pasti menu yang banyak disediakan itu biasanya kue kue dan keju, terus ada soup cream (dengan rasa yang beda-beda), Salad sayur juga pasti ada. Tapiiii kayaknya cita rasa di sana tidak 'semegah' cita rasa Indonesia jadi saya pribadi merasa makanan nya kadang hambar hahaha..
*Tips : Bisa banget bawa pop mie / mie gelas/ sereal/abon  untuk mengganjal perut kalau masih laper atau kurang suka sama makanan di hotel. Boleh banget bawa pelengkap seperti sambal, saos atau mungkin bawang goreng hehehe

Hari 3

Hari ini dilanjut dengan beli manisan khas Turki, biasa dikenal dengan Turkish Delight. Kalau menurut penjualnya sih dibuatnya gapake gula, tapi manis nya dari madu gitu jadi aman banget buat dikonsumsi, tapi tetep jangan terlalu banyak yaa heheh nanti bisa-bisa sakit gigi. Disana juga menjual saffron atau putik dari bunga pacar atau nama ilmiah nya Crocus sativus yang berkhasiat untuk berbagai macam penyakit. Menurut Penjual kalau saffron yang asli, jika dimasukkan kedalam air hangat ia akan berubah warna menjadi merah tanpa diaduk dan tetap mengambang di permukaan air (tidak tenggelam). Rasanya? agak tawar sih tapi harganya hahaha lumayan mahal!


Setalah dari toko oleh-oleh kami melanjutkan perjalanan ke kota Izmir yang bisa ditempuh sekitar 5 jam perjalanan. Izmir dikenal dengan Kota Pelabuhan. Pada zaman Ottoman banyak kapal yang singgah di Kota ini. Kota yang paling indah karena terletak dipinggiran pelabuhan yang cantik dan terkenal dengan kehidupan yang sekuler. Selain sebagai kota yang cantik, perempuan-perempuan dari Kota Izmir juga dikenal dengan perempuan yang paling cantik di Turki. Di sini kami mengunjungi Ottoman Clock Tower yang mana pada jaman dahulu orang-orang tidak mampu membeli jam, sehingga Clock Tower ini sangat membantu orang-orang pada masa itu. Pemandangan di sini sangat cantik, dengan burung-burung yang banyak berterbangan.
Ottoman Clock Tower
Izmir, Turki 


Dari Izmir kami melanjutkan perjalanan menuju Kota Kusadasi dan bermalam di sana. Oh iya, sepanjang hari ini jarang sekali melihat rumah-rumah yang berdiri sendiri (semacam perumahan). Kalau yang terlihat dari jalan besar, kebanyakan orang-orang tinggal di flat atau semacam apartement tapi tidak terlalu tinggi (sekitar 4-5 tingkat saja).


Hari 4

Pagi hari setelah sarapan di hotel, kami mengunjungi outlet pembuatan jaket-jaket kulit. Karena di Kota Salcuk terkenal dengan jaket dari kulit-kulit domba. Ada banyak outlet namun yang kami kunjungi adalah Leco Leather. Pertama kami dijamu dengan apple tea, merupakan kebiasaan orang Turki menjamu tamu yang datang dengan apple tea (di Toko-toko juga seperti itu dan gratis!) lalu ada fashion show yang memperkenalkan jaket-jaket kulit buatan mereka, para model juga mengajak tamu-tamu nya untuk mencoba merasakan jaketnya dan berjalan di atas catwalk hahaha. Dan saya mencobanya! Seru juga ternyata walaupun kayaknya saya kaku banget deh -_-. Ternyata mereka mengimpor untuk merek-merek jaket sepertI Burberry, Gucci dll. Kalau ditanya harganya berapa? Siap-siap mengeluarkan calculator untuk menghitung ya hahah.. harganya bisa sampe 3000 USD. Tapiii karena membeli langsung di outletnya jadi bisa mendapat potongan harga, tapi menurut saya tetap mahal juga sih potongan harganya hahaha. Tapi memang bagus banget dan alus banget.
Trying on one of their collection
Leco Leather, Selcuk, Turki

Selanjutnya kami mengunjungi Rumah Bunda Maria, jalannya berkelok-kelok. Di sini kami hanya sebentar, di dalam rumahnya tidak boleh berisik apalagi mengambil foto. Di sana juga ada tiga mata air yang katanya sih berkhasiat untuk cinta, uang, dan Panjang umur. Pemandangannya cantik banget karena terletak di atas bukit.
Jalan menuju rumah Bunda Maria
Selcuk, Turki

Lalu melanjutkan perjalanan ke kota kuno Efesus, di sini banyaak banget kucing nan cantik dan gembul gembul, gemesin banget pokoknya. Kota Kuno Efesus merupakan kota kuno terbesar dan terlama di Turki yang ada pada zaman kekaisaran Romawi, itu artinya sudah ada sejak 8000 tahun yang lalu. Efesus terletak diantara dua gunung. Sesampainya di sana, memang sudah tinggal beberapa reruntuhan, kita bisa menjumpai the great theatre, library of celcus, augustus gate dan banyak lagi. Instagramable banget untuk foto-foto tapiii karena mengikuti tour jadiii kadang harus cepet-cepet juga, kalau tidak bisa ketinggal rombongan atau informasi yang diberikan oleh tour leader.

Salah satu peninggalan kekaisaran Romawi
Kota Kuno Efesus, Selcuk, Turki

Setelah makan siang dan solat, kami melanjutkan perjalanan sekitar 2 jam menuju kota pamukkale. Pamukkale merupakan kota kecil yang cantik, banyak berjejer toko-toko di sana dengan bangunan yang tidak terlalu tinggi. Pamukkale merupakan kota terbaik untuk kapas.  Kami mengunjungi kota kuno Hierapolis, Hiera artinya suci dan polis artinya kota. Kami harus membeli tiket masuk untuk masuk ke dalam. Museum di turki jika musim dingin mereka tutup pukul 5 sore. Di dalam kota Hierapolis peninggalan bebatuan tidak sebanyak di kota Efesus. Tetapi terdapat Cleopatra’s pool & Treventin (Cotton Castle). Terdapat kapur putih seperti kapas yang didalamnya mengalir air panas yang mengandung karbondioksida sehingga sangat cocok untuk melemaskan kaki-kaki yang pegal setelah seharian jalan.


Setelah puas bermain di kota kuno Hierapolis kami kembali ke hotel untuk beristirahat.

No comments:

Post a Comment

Instagram