Pages

Tuesday, March 19, 2019

Amazing Turki ! Part 2




Hari 5 

YUHUUUUU!! rela deh bangun pagi-pagi demi naik balon udara! Awalnya kami mau naik balon udara di Cappadocia, tapi berhubung cuaca, angin dan suhu di sana lagi gabagus banget, jadi semua balon udara dilarang naik di Cappadocia. sayang banget kan :(. Akhirnya, kami naik balon udara di Pamukkale. Jadi, untuk naik balon udara ini emang harus reservasi dulu, dan harganya memang lumayan menguras kantong (terutama saya sebagai mahasiswa). Untuk naik balon udara baik di Pamukkale atau Cappadocia, dipatok harga 240 USD (kalau rupiah sekarang 14.072 = Rp 3.377.280) lumayan mahal memang untuk pengalaman terbang 1,5 jam di atas sana. pagi-pagi kami dijemput oleh agen yang menyediakan balon udara ini, kami diantar menuju tempat landasannya. Suhu saat itu 0 derajat. haha kebayang kan gimana rasanya... setelah persiapan selesai, kami naik dan mulaaai terbanggg yuhu! sejauh mata memandang karena Pamukkale terkenal dengan Cotton Castle nya ditambah salju, jadi sejauh mata memandang pemandangan warnanya putihhh semuaa.. tapi seru banget sihh, cuman sayang nya .. kurang banyak balon udara yang naik. jadi kurang dapet feel naik balon udaranya hahaha. mungkin kalau cuacanya bagus pasti banyak banget balon udara yang naik, terutama di Cappadocia . Balon Udara juga turunnya bisa ditempat tempat yang ga terduga banget, kami diturunkan di tengah padang rumput ilalang yang banyak saljunya hahaha lalu ditarik menggunakan mobil supaya kami bisa turun. Setelah itu ada sampanye ( tapi karena mereka tau kami tidak minum alkohol, jadi kami diberi yang lainnya). setelah itu, kami diberikan sertifikat, yang menyatakan kami sudah naik balon udaraaa

Pamukkale

Dari Pamukkale, kami harus ke Cappadocia melewati Kota Konya. Pamukkale-Cappadocia memakan waktu perjalanan sekitar 8 jam perjalanan. Perjalanan ke Cappadocia sangat sangat rawan saat itu, karena di beberapa kota terdapat salju yang sangat lebat, dijalan juga saljunya tinggi sekali sampai susah untuk lewat. Kota-kota yang kami lewati juga sepi sekali. Di Konya, kami mampir sebentar untuk berkunjung ke Mevlana Museum. Sayang sekali, di Turki jika musim dingin, museum tutup pukul 5 sore, kami sampai sekita pukul 17.30 dan sudah tidak bisa masuk, jadi kami hanya berfoto di luarnya saja . ditambah hujan salju saat itu, jadilah kami hanya berfoto saja. Turki memiliki 3 tokoh yang terkenal yaitu Ataturk ( Pahlawan Turki), Mevlana (Seorang filsuf yang berasal dari Afghanistan dan tinggal di Konya) , dan Sinan (Arsitek di turki).

Dari Konya, kami melanjutkan perjalanan ke Cappadocia, melewati tol yang sepiiiii banget.. jarang banget yang lewat gakayak di Indonesia hahaha.. di Cappadocia, suhu semakin dingin hahaha... so, Welcome to Cappadocia. 

Hari 6

Selamat Pagi dari Cappadocia! emang bener cappadocia lebih dingin hahaha. hari ini morning call nya gaterlalu pagi, karena semalem perjalanan panjang jadi istirahat juga panjang! kerjaan disini duduk, makan, jalan .. yang mengakibatkan penimbunan lemak berkala. suhu di Cappadocia pagi hari sampai -2 derajat. Cappadocia sendiri adalah nama wilayah yang diambil dari nama kekaisaran sebelum romawi. Cappadocia terkenal dengan formasi batu yang alami, terdapat banyak lembah. Merupakan salah satu tempat penting bagi agama Kristen, karena dipercaya ada 3 Santo yang hidup di sini, St. Basalius dan St. Gregorius pada jaman Romawi. Kami melewati salah satu kota kecil di Cappadocia yaitu Nevshire, setelah itu kami sampai di tujuan kami yaitu Underground City Cardak yang merupakan kota bawah tanah yang terletak di dalam gua yang dahulu dipakai sebagai tempat persembunyian. Oh iya kucing di Turki juga gemuk gemuk banget loh! suka banget liatnya ahaha.  Di depan Undergroun City Cardak banyak yang jual semacam phasmina dengan harga murah-murah, tapi kata guide nya sih itu dari cina. Tapi kalau mau beli silahkan saja, karena kasian juga liatnya yang jual kedinginan hwhw

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke Uchisar Valley. isinya batu2 tinggi indah, yang pas banget buat difoto, tapi silauuuu hahaha. Sayangnya di sini cuman sebentar:(

Selanjutnya diajak juga wisata belanja ke Pandora, pernah denger kan pasti?  semacam menjual perhiasan-perhiasan yang cantik cantik dan harganya cantik juga dong pastinya 

Lanjut lagi ke pembuatan keramik, sangat bertalenta banget deh yang buatnya, hiasannya bener-bener bagus. tapi karena handmade makanya harganya juga jadi agak mahal, tapi tenang aja kokk bisa ditawar terus dikasih diskon deh hahaha. Setelah itu makaan siang! senengnya karena makan siangnya bisa ambil sendiri dan milih menu! di Turki juga terkenal banget sama kue kuenya.. jadi makan siang pun kuenya enak-enak dan menarik banget

Morning view
Uchisar Valley 
Venessa Seramik

Underground City Cardak



Setelah itu kami mengunjungi goreme open air museum. Didalamnya terdapat beberapa gereja yang pernah digunakan sebagai tempat ibadah.
Setelah itu melanjutkan tour optional yaitu Jeep safari, untuk menyusuri kota Cappadocia melewati jalan-jalan tikus dan melihat kehidupan warga disana, juga untuk berfoto di tempat yang emang menjadi objek foto di Cappadocia. untuk menikmati Jeep Safari ini dikenakan biaya 60 USD per orangnya. Saya tidak ikut, hanya bapak dan adik saya saja yang ikut. Akhirnya saya menikmati sore hari saya dengan berjalan-jalan keliling disekitar hotel, menikmati dinginnya Cappadocia dan melihat bagaiman kehidupan warga disekitarnya. Oh iya di Cappadocia juga banyak sekali Cave Hotel, menarik banget! tapi siap-siap juga untuk merogoh kocek yang cukup dalam. 

Hari 7

Yah, sayang sekali perjalanan di Cappadocia harus berakhir hari ini, saatnya melanjutkan perjalanan ke kota selanjutnyaaa.. sebelumnya kami diajak untuk melihat pembuatan karpet yang dibuat secara handmade. pembuatannya bisa memakan waktu sekitar 4 bulan- 2 tahun lamannya untuk 1 karpet, tergantung dari tingkat kesulitan dan besarnya. dibuat dari berbagai macam bahan, salah satunya adalah silk, yang harganya melambung tinggi, ada juga yang terbuat dari wol dengan harga dibawah silk.  Tapi memang model dan tekstur tidak dapat menipu. Walaupun bisa ditawar , tapi tetap saja harganyaa masih mahal hahaha. para pekerjanya juga tidak boleh mengerjakan lebih dari 2 jam, karena dapat mempengaruhi kondisi mata dan ketelitiannya. 
Dari Cappadocia kita menuju Ibukota Turki yaitu Ankara! Sebelum sampai Ankara, kami mampir dulu di Danau Salt Lake yang namanya Tüz Golu, Tüz artinya garam. Danau Salt Lake ini merupakan danau terbesar kedua di turki dengan luas 80 Km. Danau ini memenuhi 40% kebutuhan garam di Turki. 

 katanya sih, kalau di Ankara orangnya kurang ramah, di sini ada restaurant tertinggi gitu, yang harga makanannya juga lumayan mahal hahaha.. di Ankara kami mengunjungi Ataturk Mausoleum, di sini kita bisa berfoto bersama prajurit yang menjaga nya, asalkan jangan diganggu, disentuh, apalagi diajak ngobrol. mereka juga ada pergantiannya tiap 2 jam sekali .

Mustafa Ataturk merupakan presiden pertama Turki dan menjadi pendiri Turki. Ataturk menjadi pahlawan pada usia 27 tahu pada perang dunia 1. Ataturk juga yang mengganti ibukota Turki dari Istanbul ke Ankara. Ada beberapa alasan mengapa diganti, yang pertama karena Ankara terletak di pusat Turki dan bagus untuk komunikasi, kedua di Ankara hanya tinggal orang Turki. Ataturk meninggal pada tanggal 10 November pada usia 57 tahun, dan diperingati oleh rakyat Turki hingga sekarang. Tetapi Ataturk kurang disukai oleh masyarakat kaum konservatif, karena Ataturk mengganti Turki yang konservatif menjadi Turki yang Modern. 
Dan malam pun tiba, kami beristirahat di Bolu. Sempet ke salah satu mall di sana, ada kedai ice cream yang terkenal juga, namanya Mudo. 

Hari 8 

Setelah sarapan pagi, kami kembali lagi ke Kota Istanbul. Perjalanan sekitar 4 jam dari kota Bolu. Sesampainya di Istanbul, kami makan siang di salah satu restaurant di sana. Disajikan dengan pemandangan selat Bosphorus yang cantik banget! Makanannya enak, karena akhirnyaaaa disajikan seafood... setelah berhari hari makanan nya kurang diketahui namanya hahaha. setidaknya siang ini menemukan cumi goreng tepung yang enak banget!

Hari ini adalah shopping day! hahaha. Kami mengunjungi Grand Bazar, semacam pasar besar yang menjual berbagai pernak pernik khas Turki, manisan juga ada di sana, lengkap banget! Harganya lumayan bersahabat dibandingkan di tempat toko oleh-oleh sebelumnya. Beberapa penjualnya juga bisa menawarkan dengan bahasa indonesia "Murah murah" katanya. Di sekitaran grand bazar juga ada masjid besar, jadi jangan bingung untuk solat nya. Di Grand Bazar ini emang harus pinter tawar menawar juga biar dikasih harga miring sama penjualnya... karena ya kadang harganya bisa jadi tinggi banget, tapi bisa kok ditawar, kedipin aja penjualnya hahaha.. di sini juga banyak imigran Syiria yang nawarin jaket atau jualan apapun, agak kasian liatnya soalnya mereka jualan dingin dingin hujan juga di Istanbul hari itu. Super basah dan dingin huhu

Tapi yang agak disayangkan dalam perjalanan hari ini, salah satu anggota travel kami yang kutau dipanggil 'Uci' kehilangan tas nya di dalam Bis. Sempet panik karena lusa kami harus pulang ke Indonesia, dan di dalam tas nya ada paspornya. Beruntung Tour leader kami juga sigap membantu mengurusnya. Setelah itu kami kembali makan malam di Restoran Nusantara. Pemiliknya orang Indonesia yang menikah dengan orang Turki. Rasa makanannya? ENAK! akhirnya malem ini juga ketemu bakwan hahaha. tapi makanannya banyak sekali, sampai mubazir dan harus dibuang karena emang kebanyakan dan gaada yang makan. Di restoran ini juga mama bilang "Kak liat deh pelayannya ganteng banget, pasti kalau di Indonesia dia udah terkenal terus main sinetron deh" tapi emang orang sana ganteng dan cantik banget! semua definisi ganteng dan cantik versi orang Indonesia mendefinisikannya, sepertinya tergambar dengan jelas oleh orang Turki


Hari 9 

Istanbul hari ini mendung, dingin, angin lalu diiringi hujan juga. List perjalanan hari ini cukup banyak.. Setelah sarapan kami menaiki kapal untuk menyebrangi Selat Bosphorus. Mengikuti Bosphorus cruises ini memang agak mahal, karena kapal yang kami naiki memang private, jadi isinya hanya rombongan tour kami saja. Kalau menikmati pemadangannya dari luar kapal saat itu sangat dingin dan gerimis kecil, dan anginnya juga kencang sekali. Pemandangannya cantik sekali. Dari sana kami bisa melihat universitas, hotel yang harganya mahal sekali (katanya) dan yang pasti melewati dua benua Asia dan Eropa. Keren banget!


Puas menikmati Selat Bosphorus (yang sebenernya pengen lebih lama lagi).. kami mengunjungi Hagia Sophia yang sangat terkenal. Di sana kami harus menggunakan earphone untuk mendengarkan penjelasan dari tour guide kami, karena di dalam sangat ramai dan sepertinya menggema jika semua orang berbicara. Hagia Sophia waktu itu, masih ada beberapa perbaikan, tetapi masih ada peninggalan asli juga. Masuk ke Hagia Sophia juga jangan lupa membeli tiket yaaaa..Hagia sophia ini besaaarr sekali dan ramai, agak susah sih untuk saya mencari spot foto karena banyak orang yang lalu lalang dan waktu yang disediakan pun tidak banyak. Setelah dari Hagia Sophia, kami melewati Hippodrome Square, lalu makan siang di salah satu restoran chinese food di Turki. Akhirnya makan sup hangat hangat di kala hujan hahaha. 

Di tengah hujan kami melanjutkan perjalanan ke Masjid Sultan Ahmed atau yang dikenal dengan Blue Mosque. Wudhu ditengah hujan dengan air yang dingin itu rasanya....
Memasuki masjid juga cukup ramai orang yang berlalu lalang, setelah meletakkan sepatu di dalam, lalu kami solat zuhur dan ashar di sana. Banyak sekali orang yang masuk ke dalam untuk solat ataupun sekedar mengambil gambar. Dari Blue Mosque kami melanjutkan ke Istana Topkapi. Istana ini cukup luas, dengan beberapa bagian. Bagian yang membuat saya tertarik adalah bagian peninggalan asli dari Nabi Muhammad SAW dan beberapa Nabi yang disimpan di sana. melihatnya pun antri dan harus gantian, dan ingat tidak boleh difoto! 

Hari yang cukup melelahkan karena banyak jalna ditengah cuaca dingin, hujan yang menyelimuti Kota Istanbul hari itu. Setelah matahari hampir membenamkan dirinya, kami berjalan untuk mampir ke sebuah restoran "kebab" yang ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi saya hahaha. Kebab di sana sepertinya banyak yang menggunakan daging Domba, karena daging sapi 'katanya' lebih mahal harganya. Perjalanan kami ditutup dengan melihat ibu dan 2 anak syiria yang meminta sumbangan di jalan, dan anaknya cantik sekali! Kasian mereka harus berjuang ditengah dinginnya Istanbul kala itu. 

Setelah melewati kemacetan kota Istanbul kami sampai juga di Bandara Ataturk untuk kembali ke Indonesia. Sekitar jam 7 malam kami sampai di sana, persiapan check in dan lain lain. Bandaranya ramai sekali! banyak penerbangan ke negara lain. Jam 02.40 kami meninggalkan Turki dan saya tertidur 9 jam di pesawat, sampai saya gatau kalau ada makanan yang datang, dan ketika saya bangun tiba tiba sudah 3 jam lagi akan mendarat hahaha... akhirnya saya melewatkan makan ayam yang kataya April "enak loh kak ayamnya!"

Oh iya kalau di pesawat jangan lupa tetap solat yaa! biasanya di pesawat ada jam nya, jadi mungkin bisa ikutin jam tersebut. Wudhunya juga bisa tayamum kok! dan solatnya sambil duduk. 

Hari 10 

Selaat datang di Jakarta, suhu yang benar-benar berbeda :)





No comments:

Post a Comment

Instagram