Telfon Kenzie malam itu, ternyata Kenzie dan Shinta ngajak aku untuk gabung jadi bagian dari sosma. Awalnya udah mikir berat, apalagi kalau harus pegang acara Bina Desa. Tapi bayangin Kenzie sama Shinta tahun lalu juga mereka sanggup, berarti mungkin aku juga bisa. Akhirnya masuklah aku kedalam sosma 2018.
Lalu kami kumpul pertama, awalnya juga baru tahu yang mana Nisa, Silmi, Besti.. kalau Irma sama Afizah udah tau sih, mungkin mereka juga belum kenal aku. Awalnya masih malu-malu, tapi aku udah ngerasa kalau Kenzie Shinta kayaknya gasalah deh milih mereka semua sebagai 'partner kerja'. Dan berkaca dari sebelum-sebelumnya, mungkin bagiku sosma cuma tempat menyukseskan proker aja, galebih dari itu. Tapi Kenzie Shinta berhasil buat kita semua lebih dari sekadar partner kerja tapi menjadi sebuah keluarga kecil sosma yang dinahkodai oleh Kenzie dan dibantu Shinta.
Awal Kepengurusan ? Banyak yang Harus Dilakukan
Aku mulai mengenal Besti, Silmi, Nisa, Irma dan Afizah. Dan tentunya aku juga mengenal lebih dalam lagi Kenzie dan Shinta. Banyak rencana-rencana yang disusun di awal kepengurusan, banyak mimpi-mimpi yang tergantung di sana, banyak harapan-harapan suksesnya semua proker dan yang paling penting terselip harapan-harapan semoga kita bisa menjadi orang yang lebih baik kedepannya.. Awalnya melihat jalan di depan sana sangatlah panjang dan mungkin terasa membosankan, tapi ternyata jalan bersama-sama adalah kuncinya.. mereka semua yang membantu saat di perjalanan itu terasan membosankan, saat lelah mereka juga yang kembali menguatkan
Naik Gunung, Turun Gunung
Spesial untuk Afizah... Terimakasih sudah menjadi PJ GSB terbaikkk!!!! Terimakasih juga sudah memperkenalkan GSB ke fakultas lain, yang akhirnya kita nambah relasi, nambah jalan-jalan juga. naik gunung, turun gunung, lewatin lembah alhamdulillah pernah ngerasaiin.. kanan kiri jurang itu juga pernah, naik motor kena angin sampe ngantuk. Terimakasih karena GSB jalan-jalan ku gahanya suhat-fkg-suhat-fkg :(. Selelah apapun kalau kita ikhlas dan niatnya ibadah, inshaAllah akan dipermudah jalannya dan dilapangkan hatinya agar tidak mudah lelah
Happy Birthday to us!
Mungkin
selama ini yang bisa bikin kami dekat karena surprise kecil2an yang dibikin
sama anak-anak sosma... entah yang surprise nya kelewatan bentar doang, sampe
kelewat lamaaa bangeet, yang selalu sibuk cari pisau kue padahal pisaunya ada
di bawah kue
Perjalanan
Hampir Berakhir
Untuk
mencapai sebuah tujuan emang gamudah, pasti ada aja halangannya, ada aja
kerikil-kerikil kecil atau bahkan paku di jalan buat mencapai nya. tapi akan
lebih baik ketika kita berjalan, kita juga mengambil kerikil-kerikil itu atau
paku itu, agar jalan dipermudah. Awalnya memang terlihat susah dan banyak
sekali yang harus dilakukan, atau bahkan membosankan tapi percayalah semua jika
dilakukan bersama-sama pasti akan lebih ringan. kerikil-kerikil atau paku tajam
rasanya bisa kita ambil bersama dan jalan yang mulus pun akan kita lewati
bersama, tanpa meninggalkan siapapun di belakang. Terimakasih untuk kami semua
yang mau berproses bersama, belajar bersama bahkan sesuatu yang terlihat tidak
mungkin bisa saja jadi sesuatu yang sangat mungkin.
Apakah
Perjalanan Benar-Benar Berakhir ?
Mengawali di
tempat yang sama dan mengakhir di tempat yang sama pula. Apakah perjalanan
benar-benar berakhir? rasanya tidak.. masih banya mimpi-mimpi yang menggantung
di sana untuk dicapai. Masih ada hari-hari untuk menebar kebaikan.
"Kalau
ada orang yang minta tolong sama kita, dan kita merasa bisa membantu dan memang
sanggup bantu, mending kita bener-bener tolongin. mungkin kita adalah
perpanjangan tangan dari Tuhan untuk doa-doa yang selama ini orang tersebut
panjatkan" - Silmi, 2018
Jadi,
walaupun perjalanan sosma kami berakhir, tapi tetaplah terus menebarkan
kebaikan dan tolong-menolong, karena dunia butuh banyak orang baik.
With
Love,
Safira










No comments:
Post a Comment