Pages

Thursday, July 2, 2020

Stasiun



Setiap kali fajar menyising, langkah kaki ku terhenti di stasiun
Berdiri menatap setiap orang yang berlalu lalang
Berharap menemukan satu keajaiban 
Keajaiban menemukan mu diantara mereka 

Melangkah ke peron, melihat semua orang dengan raut muka nya masing masing
Tetap saja aku pun tidak menemukan ada wajah mu di sana 

Berdiri sendiri di gerbong gerbong panjang
Berharap ada satu kalimat sapaan terdengar
Namun hingga tujuan terakhir
Kalimat itu tidak pernah ada

Di tengah hiruk pikuk lautan manusia di stasiun pagi itu
Aku selalu berharap semesta berpihak kepada ku 
Mempertemukan ku dan mu adalah salah satunya 

Mengapa semesta itu terkadang jahat?
Tidak pernah memberikan waktu yang berpihak kepada mu dan kepada ku 
Rasanya sudah kupanjatkan namamu dalam doa doa panjang ku 
Rasanya sudah pula kutitipkan rasa rinduku kepada mu 

Atau mungkin sebenarnya semesta tidak jahat ?
Ia hanya ingin memberikan waktu yang tepat untuk ku dan untuk mu
Mungkin waktu yang tepat untuk bertemu
atau mungkin 
Waktu yang tepat untuk memisahkan kau dan aku 

Apa kabar kamu di sana?
tenggelam dalam dunia mu dan segala hal tentang mu 

No comments:

Post a Comment

Instagram