Pages

Sunday, April 15, 2018

Let's go to... Makassar

06 April 2018 
Setelah pesawat yang saya tumpangi delay hampir 2 jam lebih, akhirnya saya sampai di Makassar, ibu kota dari Sulawesi Selatan. Semenjak di ruang tunggu bandara Soekarno-Hatta saya sudah mendengar beberapa logat khas dari makassar yang cukup 'asing' di telinga saya (karena di Jawa kan medok). Saya langsung disambut oleh kedua teman saya dari Malang (mereka sampai duluan) dan 2 orang teman baru saya di Makassar yang akan menemani perjalanan di Makassar kali ini, namanya Saras dan Maudy.
Suasana jalan di Makassar sangat lenggang sekali ( yaiyalah karena udah tengah malam) dan jalanannya besar-besar, dan saya baru tau di Makassar ada Tol juga ternyata wkwk.

Karena kelaperan di tengah malam, akhirnya kami mencari rumah makan yang masih buka, dan kami langsung diajak ke salah satu tempat makan yang katanya terkenal dengan "sop saudara" yang paling enak di kota Makassar ( Di Jalan Irian). Sopnya enak, isinya daging semua, dengan bumbu rempah yang sangat khas. 1 porsi sop saudara harganya 20ribu + 1 porsi nasi 5 ribu.

Setelah kenyang makan soto, kami ke hotel ( Red Planet Hotel) untuk beristirahat

07 April 2018 
The Day! Yap saya ke Makassar bukan sekedar untuk jalan jalan, tapi ada suatu lomba yang diikuti oleh tim dari Universitas Brawijaya, yaitu 3rd HDSC yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin Makassar. Latihan sebentar pagi-pagi, deg-degan pas di ruang lomba dan tenang pas udah maju, tapi degdegan lagi pas pengumuman lomba. Alhamdulillah kami mendapat juara 2 Literature Review ( Thanks to Alda dan Kak Niar)

Setelah lomba, bersih-bersih sebentar di hotel, terus kami langsung caw ke Pantai Losari, yang terkenal banget itu (rasanya belum ke Makassar kalau belum foto di depan tulisan pantai Losari). Pantai Losari ramai sekali kalau malam hari, ada yang jualan, yang cuma duduk duduk, nyanyi-nyanyi. Cari parkiran mobil aja sampai susah karena ramai sekali yang berkunjung ke sana. Di Pantai ini juga ada masjid Apung, tapi ga sempet ke dalemnya (katanya lumayan bagus sih).. dari depan juga ornamen masjid kelihatan cantik.

Setelah menikmati angin sepoi-sepoi Pantai Losari, Diajak juga buat makan pisang epe. jadi Pisangnya itu dibakar (tapi kering gitu dibakarnya), terus dikasih topping di atasnya, toppingnya bisa pilih, ada cokelat, keju, mix, dan lain-lain. harga kisaran Rp 10.000-15.000 . Lumayan untuk mengganjal perut.

Pantai Losari 

Setelah makan pisang epe, kami diajak jalan-jalan untuk mencari oleh oleh ke tempat Oleh oleh, sempat melewati benteng Rotterdam( Tapi gamampir yaaa kan udah malem ehehe). Oleh-Oleh Khas Makassar yang saya beli sih kacang disko (karena kemasannya terlihat menarik) dan kata Maudy juga kacang disko enak!

Setelah belanja oleh-oleh, kami diajak oleh Saras dan Maudy ke tempat makan mie Titi. Jadi Mie nya digoreng kering ( kalau dimakan kriuk kriuk), lalu disiram dengan kuah kental yang isinya sayuran sama ayam. Rasanya jangan ditanya, karena jawabannya ENAAK SEKALI! wajib dicoba sih!Mie Titi ada beberapa cabang di Kota Makassar. Dan sepertinya selalu ramai karena memang enak dan pelayanannya cepat hehehe. 1 porsi harganya sekitar 25.000-30.000, ada ukuran kecil dan besar juga. Jadi jangan heran jika saya pulang dari Makassar malah gendutan... Dan yang khas dari Makassar juga, hampir di setiap tempat makan ada jeruk nipis dan tekstur sambalnya seperti sambal kacang, tapi itu isinya cabe, dan pedas pastinya hehe.

08 April 2018 
Jalan-jalan hari ini ke Taman Nasional Bantimurung. Perjalanan lumayan jauh dari kota Makassar, sekitar 1 jam untuk mencapai Taman Nasional Bantimurung. Harga tiket masuk sekitar 40.000 untuk kedua tempat ( Taman kupu-kupu dan Air terjun). Sampai di sana kami harus menaiki anak tangga, cukup tinggi dan agak licin (disarankan menggunakan sepatu kets supaya tidak licin). Saya hanya melihat beberapa kupu-kupu saja hehe, sampai di atas ada Gua dengan dinding yang sangat indah, setelah itu kami harus berjalan lagi untuk menaiki Helena sky Bridge! untuk naik ke atas, harus pasang safety dulu dan menaiki anak tangga (lagi). sesampainya di atas harus mengantri karena 1 kali jalan hanya boleh ada beberapa orang saja yang naik. Helena sky bridge semacam jembatan gantung dengan pemandangan taman nasional Bantimurung yang sangat cantik nan Hijau . Agak deg-degan sih pas lewatin jembatannya, karena goyang goyang, tapi tenang aja ada penjaga yang siap sedia kalau tiba-tiba ada kesulitan atau takut di tengah tengah jembatan.
Gua- Taman Nasional Bantimurung

Helena Sky Bridge - Taman Nasional Bantimurung 
Setelah puas menikmati pemandangan yang asri, Teman-teman dari Universitas Hasanuddin mengajak kami untuk menapaki Air terjun di sana. Ketika masuk langsung disambut oleh anak anak kecil yang berenang di satu kolam ( ada seluncuran kecil juga di sana jadi terlihat seperti kolam renang alami). Tapi yang sangat disayangkan air nya berwarna cokelat karena sempat terjadi longsor sebelumnya.. Tidak hanya anak-anak tapi juga orang dewasa menikmati pemandian murah meriah itu..
Air terjunnya sangat deras, dan ada juga yang mandi dan bermain di sana, seperti main selucur menggunakan ban yang disediakan di sana. Selain bermain air, bisa juga kok piknik bersama keluarga di sana.

Setelah puas bermain dengan Alam, kami diajak makan Sop Konro, Konro berarti Iga. Sop yang berisi Iga sapi dan daging sapi. Kuah nya hampir mirip dengan kuah rawon di Malang, tapi rasanya gurih. 1 porsi sop konro Rp 40.000 + 1 porsi nasi Rp 5.000 . Rasanya lezaaatt dan yang pasti mengenyangkan.
Sebelum pulang kami membeli oleh oleh untuk dibawa pulang, seperti jalangkote (Sejenis pastel tapi isinya banyaak banget dan besar) + Lumpia ( hampir sama kayak lumpia semarang, tapi bedanya tidak bau rebung dan besar sekali! ). Jalangkote dan Lumpia yang terkenal ada di Jalan Lasinrang. Harga per pieces Rp 7.500

Setelah itu kami kembali ke Malang :( ... See you soon Makassar 

Banyaak banget makanan yang belum sempat kami coba karena keterbatasan waktu, seperti coto makassar, es pisang ijo, pallubasa dan lain lain. banyak juga pantai pantai yang belum sempat kami kunjungi, semoga ada kesempatan lagi untuk kembali ke Makassar yeay!
Air Terjun- Taman Nasional Bantimurung





No comments:

Post a Comment

Instagram