Pages

Sunday, September 4, 2016

Sendiri?

Tanggal 19 Agustus 2016 saya resmi pindah ke Kota Malang untuk melanjutkan studi saya di Universitas Brawijaya. Awalnya saya tidak sedih sama sekali ketika harus meninggalkan rumah, karena saat itu saya pikir "Yaudahlah toh ninggalinnya cuman sementara". Baru menginjakkan kaki di Kota Malang, saya sudah harus bertemu dengan teman-teman yang nantinya akan berjuang bersama-sama di fakultas yang sama dengan saya. Mereka sangat menyenangkan dan membantu satu sama lain.

Tapi memasuki hari kedua di Malang, tugas ospek mulai berdatangan dan terlihat sangat banyak sekali dan rasanya berat untuk dikerjakan, berbeda sekali dengan waktu SMA. Saya merasa tidak sanggup dan nantinya akan sangat jauh dengan orang tua saya. Itu artinya saya harus melakukan semuanya sendiri. Saya diam, merenung lalu tiba-tiba menangis.

Saya menangis karena sadar, hidup saya tidak sepenuhnya dengan Orang tua saya lagi, Orang tua saya hanya memantau dan mendoakan saya dari jauh. Rumah saya yang dulu, nantinya hanya jadi persinggahan selama beberapa minggu atau bulan, sisanya saya harus menjalani hidup saya di Kota baru ini. Yang bisa menolong diri saya sendiri ya adalah saya sendiri dan Allah.

Tapi pada akhirnya saya harus menghapus air mata saya, karena ini hanya awal perjuangan saya di sini dan proses adaptasi saya dengan lingkungan sekitar. Ya kalau saya mau tugas saya selesai ya saya harus mengerjakannya, kalau saya menangis pun tidak akan mengubah keadaan. Tidak mungkin sekali saya menangis lalu dekan akan menghilangkan tugas ospeknya, tidak mungkin. Selalu berdoa agar diberikan perlindungan dan dimudahkan segala urusannya.

Menangis boleh, rindu rumah boleh, tidak ada yang melarang karena itu mausiawi, tapi sewajarnya saja. Karena hidup baru dan tantangan baru akan dimulai! Semangat! :)

2 comments:

  1. Nice post. So pure and relateable.
    Yup. Those who struggle the same thing understand what u feel, Saf.
    So do I. So does everyone.
    Keep hamasah! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aihhh mbottt, thanks hehe.
      Yaps, it feels so hard mbot :( , but we have to move on to the new life and new things hehe. Semangat!

      Delete

Instagram